Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Iklan
Kunjungi Sponsor Kami
Terimakasih
Semoga Artikel Bisa Bermanfaat
[x]

Pelayanan Pijat Plus-Plus Batam(1)

Written By admin on Rabu, 20 April 2011 | 14.55

Pijat Biasa Rp45 Ribu per Jam, Layanan Seks Rp100 Ribu

Puluhan panti pijat di Batam menawarkan layanan seks. Tarifnya mulai dari Rp100 ribu sampai Rp500 ribu.



DARI luar, panti pijat itu terlihat menawarkan pijat refleksi biasa. Pintunya kaca transparan, ditempeli gambar dan tulisan. Dua buah gambar telapak kaki beserta titik refleksinya ditempel di dua daun pintu.


Para PSK dari sebuah tempat hiburan. F Satria.

Sekali pandang kita akan tahu panti pijat itu menawarkan pijat kesehatan. Informasi layanannya ditempel besar-besar di bagian pintu masuk. Ada pijat tradisional, pijat khas Thailand, lulur/body scrup, dan mandi susu.


Razia PSK di tempat hiburan

Itulah panti pijat S Massage. Panti pijat itu menempati rumah toko, tiga lantai di kawasan Jodoh, tepat di belakang Diamond City Mall. Lokasinya tepat di tengah-tengah deretan ruko, di sampingnya banyak toko dan hotel-hotel melati.


Razia PSK

Ke sanalah, Senin (7/3/2011) malam lalu, Batam Pos menuju. Begitu membuka pintu, pandangan langsung tertuju pada enam gadis berpakaian minim yang duduk di sofa, di bagian kanan pintu masuk. Seorang wanita di meja resepsionis mengumbar senyum. "Mau pijat, Bang?" sapanya.


Razia PSK oleh Dinsos Batam,


Razia PSK ditempat hiburan oleh Poltabes Barelang,

Wanita berumur 35 tahun itu merangkap kasir. Dia menyodorkan katalog berisi tarif jasa pijat di sana. Untuk pijat satu jam tarifnya Rp50 ribu dan 1,5 jam bertarif Rp60 ribu. Belum sempat memilih, seorang lelaki bertubuh tegap menawarkan paket lengkap, Rp150 ribu per jam. "Lebih puas, ada mandi susunya," tukas pria itu. Namun Batam Pos memilih pijat biasa, 1,5 jam.

Seorang lelaki lain mengantar ke kamar pemijatan, di lantai dua. Di sini, ada beberapa kamar, ukurannya kira-kira 3x2 meter. Kamar ini penerangannya temaram, dilengkapi kasur tipis yang langsung menempel lantai. Dindingnya kayu, tak berpintu, ditutup dengan kain. Ada tempat gantungan baju di dinding, tempat tamu bisa menggantung bajunya.

Begitu siap, seorang wanita muda berumur 24 tahun masuk ke dalam kamar. Monic, begitu ia menyebut namanya. Wajahnya manis, berkulit putih. Ia mengenakan celana pendek ketat, dan kaos oblong.

Saat pemijatan berlangsung 30 menit, Monic menggesekkan jari telunjuk pada betis. "Mau gak, Bang?" Dia menawarkan pijat plus, layanan seks. Berapa tarifnya? "Rp300 ribu aja," katanya.

Layanan seks itu merupakan layanan tambahan dari puluhan panti pijat di kawasan tersebut. Tarifnya bisa ditawar, tergantung kepintaran tamu. Jika keberatan atau sedang tak punya uang, Monic memberikan layanan lain, seks oral. "Yang itu Rp150 ribu," tuturnya.

Tak jauh dari S Massage, sejumlah panti pijat memberikan harga promo. Pijat satu jam Rp45 ribu atau Rp60 ribu untuk 1,5 jam. "Tapi kalau mau yang plus, tinggal nego sama pemijatnya," tukas Sinta, 29, dari panti pijat GJ Massage,

Sinta mengaku tak melayani seks di kamar pijat. Ia hanya mau melayani di hotel. Tarifnya Rp500 ribu sekali booking. "Kalau mau dipijat itunya, tarifnya Rp200 ribu," tukasnya.

Pijat plus juga diberikan oleh sebuah panti pijat T Spa & Massage di kawasan Seraya. Di sana kamar pijatnya cukup mewah. Tarifnya Rp115 ribu per jam. Kamarnya dilengkapi pendingin ruangan, kasur empuk dan kamar mandi. Selama dipijat tamu dimanjakan dengan aroma wewangian dan lantunan musik klasik. Benar-benar eksotis.

Untuk mendapatkan layanan seks di T Spa & Massage, kita harus merogoh kocek lebih dalam lagi. Iwel, 22, yang melayani Batam Pos, meminta harga Rp500 ribu. Ditawar Rp100 ribu, ia menolak. "Kalau cuma Rp100 ribu, buat beli bedak saja tak cukup," tukasnya,
Iwel mengaku punya pengalaman panjang melayani laki-laki hidung belang. Ia pun sudah memiliki daftar tarif. Rp250 ribu untuk pijat alat kelamin dan Rp500 ribu untuk layanan seks. "Kalau tak segitu jangan harap bisa saya layani," tuturnya.

Layanan berbeda diberikan oleh PI Massage & Spa di pusat bisnis Nagoya. Lokasinya tepat menghadap jalan raya. Dari pintunya kita sudah tahu panti pijat itu memberikan layanan khusus. Tak ada pintu kaca, namun lebih menyerupai pintu masuk sebuah bar. Tak ada gambar kaki. Yang ada adalah gambar botol minuman beralkohol.

Di sini, pemiliknya tak lagi menawarkan pijat. Tapi layanan seks. Tarifnya beragam. Mulai dari Rp150 ribu hingga Rp250 ribu per jam. Besarnya tarif tergantung kemolekan gadis pemijatnya. Mereka yang cantik, berkulit mulus, dihargai lebih mahal.

Di tempat lain, salah satu panti pijat di kawasan Pasar Siang Malam, Nagoya, juga langsung memberi pelayanan seks, tanpa pijat. Sama dengan PI, di sana tamu yang datang tinggal memilih gadis pemijat yang diinginkan. Gadis-gadis itu masih muda, rata-rata berumur 20 hingga 25 tahun. Tarifnya lebih murah, Rp150 ribu untuk 1,5 jam.

Di dalam kamar juga sudah tersedia kamar mandi yang dilengkapi shower air panas, sabun dan shampo. Handuk juga sudah disiapkan, begitu juga asbak bagi tamu yang merokok. Di dalam kamar juga ada meja dan kursi kecil.

Lia, 22, pemijat yang malam itu melayani Batam Pos tanpa banyak basa-basi langsung meminta buka baju. Ia menyodorkan kondom. "Kalau mau pijat ada terapis lain. Saya khusus melayani short time," terangnya.

Layanan pijat plus juga merambah kawasan Batuaji dan Sagulung. Di kompleks pertokoan Simpang Base Camp, deretan panti pijat siap memberikan layanan plus. Batam Pos yang lewat di depan sebuah panti pijat, Minggu malam lalu, dihentikan seorang wanita. Ia menawarkan pijat. "Singgah dulu, biar aku pijat. Dijamin pasti puas," ujar wanita itu.

Para pemilik panti pijat ternyata bersaing untuk mendapatkan pelanggan. Batam Pos sempat menjadi rebutan. Namun pilihan akhirnya jatuh ke C Massage. Tarifnya Rp60 ribu per jam.

Amel, 25, wanita tukang pijat itu mengaku mendapatkan Rp14 ribu dari tarif Rp60 ribu perjam yang disetor ke pemilik panti. "Makanya saya berharap Abang mau dilayani lebih," katanya.

Meski tarif pijatnya lebih mahal dibandingkan panti pijat di Nagoya, di Sagulung tarif layanan seks-nya lebih murah. "Kalau mau short time, Rp100 ribu juga boleh," tutur Amel.

Rata-rata panti pijat-panti pijat itu beroperasi mulai pukul 11.00 WIB - 24.00 WIB. Di malam Minggu, mereka bisa buka sampai dini hari. "Saya aja tiap malam Minggu bisa sampai delapan kali melayani tamu. Pernah stok cewek di sini habis karena kebanyakan tamu, bahkan harus antre," ujar Yessi, 22, di PI Spa & Massage. (hangat-news)


Razia PSK di tempat hiburan


Razia PSK di tempat hiburan.

0 komentar:

Posting Komentar